Jumat, 28 Juni 2013

m


Model Pembelajaran Demonstrasi
Demonstration Method - Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan dan urutan melakukan suatu kegiatan baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan (Muhibbin Syah, 2000)
Metode demontrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)
Kesimpulannya  Demonstrasi adalah cara pengelolaan pembelajaran dengan memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi, benda, atau cara kerja suatu produkteknologi yang sedang dipelajari.

  1. Manfaat psikologis pedagogis dari metode demonstrasi yaitu sebagai berikut:
1.      perhatian siswa dapat lebih difokuskan,
2.      proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari.,
3.      Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa (Daradjat, 1985)

  1. Kelebihan metode demontrasi sebagai berikut:
1.      Pelajaran menjadi lebih jelas dan konkrit sehingga tidak terjadi verbalisme.
2.      Siswa akan lebih mudah memahami materi pelajaran yang didemonstrasikan.
3.       Proses pembelajaran menjadi lebih baik, sebab siswa tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat peristiwa yang terjadi.
4.      Siswa akan aktif mengamati dan tertarik untuk mencoba.
5.      membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atau kerja suatu benda
6.       memudahkan berbagai jenis penjelasan
7.       kesalahan-kesalahan yang terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melalui pengalaman dan contoh konkret, dengan menghadirkan objek sebenarnya. (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

C.    Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut:
1.      Tidak semua guru dapat melakukan demontrasi dengan baik.
2.      Terbatasnya sumber belajar, alat pelajaran, media pembelajaran, situasi yang sering tidak mudah diatur dan terbatasnya waktu.
3.      Demonstrasi memerlukan waktu yang lebih banyak dibandingkan ceramah dan Tanya jawab.
4.      Metode demonstrasi memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang.
5.      anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan,
6.       tidak semua benda dapat didemonstrasikan
7.       sukar dimengerti apabila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan . (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

  1. Langkah-langkah model pembelajaran demonstrasi:
1.      Guru menyampaikan TPK.
2.      Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan.
3.      Siapkan bahan atau alat yang diperlukan.
4.      Menunjukkan salah seorang siswa untuk mendemonstrasikan sesuai scenario yang telah disiapkan.
5.        Seluruh siswa memperhatikan demonstrasi dan menganalisa.
6.      Tiap siswa atau kelompok mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemonstrasikan.
7.      Guru membuat kesimpulan.

  1. Materi pelajaran kelas V dan VI SD yang cocok disampaikan melalui model demonstrasi antara lain:

·        Kelas V
1.     Perubahan sifat benda.
          Materi ini cocok digunakan model demonstrasi karena berusaha menjelskan proses perubahan sifat benda yang akan lebih mudah dimengerti siswa melalui percobaan.

2.     Gaya, gerak, dan energi (gaya gravitasi, gerak, dan magnet).
          Siswa akan mudah memahami gaya gravitasi, gerak, dan magnet jika dipertunjukkan secara langsung.

3.  Cara kerja pesawat sederhana (misalnya bidang miring, pengungkit, dan katrol serta roda berporos).
          Model demonstrasi akan memudahkan siswa mengerti cara kerja model-model pesawat sederhana tersebut.

4.  Sifat-sifat cahaya.
          Dengan model demonstrasi siswa dapat membuktikan sifat-sifat cahaya melalui percobaan.

Kelas VI

1.         Perpindahan panas (konduksi, konveksi, dan radiasi).
          Perpindahan panas dapat dipertunjukkan langsung melalui berbagai percobaan sederhana, sehingga siswa dapat melihat langsung.

2.         Hubungan gaya dan gerak (model jungkat-jungkit, ketapel, traktor pegas).
          Model-model ini efektif disampaikan dengan model demonstrasi sehingga siswa dapat melihat langsung dan memahami hubungan gaya dan gerak.

3.         Gerhana bulan dan matahari.
          Siswa lebih mudah memahami adanya gerhana matahari dan bulan jika proses diperlihatkan secara langsung.


DAFTAR PUSTAKA

Djahiri, (1993).Landasan falsafah dan teori teknologi pendidikan, Media Kencana, IKIP Jakarta.
Gunawan, Ary H., 1986, Kebijakan-kebijakan Pendidikan di Indonesia, Jakarta: Bina Aksara.
Beda Strategi, Model, Pendekatan, Metode, dan Teknik Pembelajaran (http://smacepiring.wordpress.com/)
Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990. Strategi Belajar Mengajar (Diktat Kuliah). Bandung: FPTK-IKIP Bandung.
Oktobrima, Meutia. 2009. Cara-Cara Pengambilan Keputusan, (Online), (http://tulisanmuti.blogspot.com/2009/11/cara-cara-pengambilan-keputusan), diakses 29 Oktober 2012

Rabu, 26 Juni 2013


Tausyah Singkat

Assalamu’alaikum wr wb.
Alhamdulillahirobbil’alamin, Allahumma sholli ‘alaa Muhammad Wa’alaa Aali Muhammad, Amaba’du.
øŒÎ)ur šc©Œr's? öNä3š/u ûÈõs9 óOè?öx6x© öNä3¯RyƒÎV{ ( ûÈõs9ur ÷LänöxÿŸ2 ¨bÎ) Î1#xtã ÓƒÏt±s9 ÇÐÈ
7. dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".


Selalu merasa kurang.
(“Nasehat dari ustadz Burhan Sodiq”)

Coba kita berfikir sejenak kenapa sih, kita mengejar cantik hanya untuk pujian saja? Kenapa kita tidak hidup sehat aja, sehat jasmani, sehat rohani. Pikirna kita jernih, bersih dari segala hal yang tidak sehat. Berfikir positif dan selalu memandang masa depan dengan optimmis, bersyukur dan menghargai diri sendiri. Kaao kita merasa kurang terus dalam soal penampilan maka kita bisa jadi kurang bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan. Hidung, mata , alis dan bibir sudah sangat sangat sempurna, masih aja merasa kurang. Pikiran kita akhirnya penuh dengan kekecewaan yang akan membuat kita tidak bahagia. Syukurilah apa yang ada dengan selalu berterimakasih pada Allah.”Terima kasih, Ya Allah atas nikmat yang Engkau berikan pada ku”, Karena kalau kita bersyukur nikmatnya bakal ditambah oleh Allah tapi, kalo kita sukanya mengeluh melulu, nikmatnya malah bakal dicabut oleh Allah. Berhentilah berfikir, bahwa cantik itu mesti harus pada sisi fisik. Ketahuilah, bahwa fisik akan jadi cantik kalo jiwa dan penerimaan kita juga cantik. Kepribadian yang cantik juga akan membuat kita smakin cantik, cantik bukan karena pakaian yang  mahal, kosmetoik yang berlebihan dan gaya yang menawan. Tapi, cantik itu dari hati yang memancar ddengan tulus tanpa rekayasa. Kamu tidak akan jadi cantik hanya karena memakai handphone yang bagus. Bukan juga menjadi cantik hanya karena mengendarai motor yang bagus, TAPI KREDIT,,,,,tapi, kamu akan jadi cantik ketika kamu deket dengan Allah, percaya ama ketentuannya, dan mau menjadi musliimah yang sholihah.